Pak Haji ribut, AFTA berlanjut
‘NU Terseret Urusi Politik’
(Headline harian Republika, jakarta, Selasa 30 November 2004)
Wah lagi hot isu Muktamar Nahdlatul Ulama ke -31 nih ?
heboh ya rame rebutan tahta..
Lumayan buat dijadikan headline pasti laris.
Maklumlah ngejar setoran, iklan agak seret kompetisi ketat.
Orang Indonesia kan suka yang rame-rame
Lho, ini Koran apa sinetron..?
Ketinggalan ah, headline model begitu !
Tahun ’55, Masyumi udah ribut sama NU, lebih rame.
Kalo cuma sesama NU ribut jangan heran.
Mau tahu yang paling rame ? (‘kan orang Indonesia suka yg rame)
“ASEAN Sepakat Percepat Perdagangan Bebas”
(Berita di Harian Republika di edisi yang sama, yang hanya dua kolom secuil dan mojok dan bukan headline)
Waduuh.. dipercepat !
(Perdagangan Bebas atau Liberalisasi adalah masalah inti dari setiap pojok-pojok Negara di dunia. Masalahnya adalah kurangnya informasi tentang hal ini di masyarakat. Media massa agaknya kewalahan untuk mengulas tentang hal ini karena begitu njlimet dan kompleks topik liberalisasi ini. Sebab jika hal ini diangkat akan menyeret seluruh aspek kehidupan semua individu termasuk diri mereka sendiri. Mengejar omset lebih utama dan menarik ketimbang mendidik masyarakat secara jujur. Sekalipun para media itu mengklaim dirinya pembela umat. (umat atau market ?). Mudah-mudahan ya tidak..)
tidak apatis tapi menuju langsung ke inti...
-----------------------------------------------------------------------------------
“Adalah menyedihkan jika aib (masalah) menjadi komoditas. Suatu petaka akhir zaman ?”
“Ketika semut diseberang lautan nampak jelas daripada gajah di depan mata” Get out of the box!
S.S


1 Comments:
Setujuuuuuuuuuu !!!
Post a Comment
<< Home